Mau Jualan Online? Baca Dulu Disini!

ARTICLE_JUALAN_ONLINE-1200x600.jpg

Mau Jualan Online? Baca Dulu Disini!

March 6, 2017 by pejuangdigital0

Halo DigiHeroes! jaman sekarang sudah gak asing lagi yang namanya toko online, online shop, situs jual beli online dan lain sebagainya. Saat ini setiap orang bahkan dengan mudah memulai berbisnis secara online. Tinggal tentukan mau jualan apa, bikin akun instagram, unggah foto produk, jadi deh toko online. Nah sekarang apa yang harus kita lakukan selanjutnya kalau sudah punya bisnis atau toko online? Tentu ya promosi bisnis kita itu dong, supaya banyak pengunjung datang ke toko kita, dan produk terjual laris-manis.  Nah namun sebelum kita mulai promosi bisnis online, ada beberapa hal yang musti diperhatikan.

William A. Cohen dalam bukunya The Marketing Plan menjelaskan terdapat tahapan yang cukup penting sebelum kita melakukan promosi bisnis online , tahapan tersebut adalah perencanaan pemasaran.  Menurut Cohen, dengan membuat perencanaan pemasaran maka kita akan mengetahui seberapa kuat daya saing bisnis kita sebelum kita mengeksekusi kegiatan promosi yang akan kita lakukan. Nah, dalam perencanaan pemasaran ini hal pertama yang perlu kita lakukan adalah membaca situasi dimana bisnis kita berada saat ini, dan apa yang sedang dilakukan oleh pesaing bisnis kita diluar sana. Hal inilah yang dinamakan dengan analisis situasi.

Jika dilihat dari kacamata pemasaran digital, perencanaan adalah komponen yang juga sangat penting. Campaign planning atau perencanaan kampanye pemasaran adalah fondasi dasar apakah kegiatan promosi yang akan kita lakukan tepat sasaran, juga memberikan tolak ukur yang jelas apakah kegiatan promosi kita berhasil atau tidak. Secara umum, ada tiga kunci utama yang dapat dijadikan dasar dalam melakukan analisis situasi pada campaign planning, mari kita simak apa saja yang dimaksud.

Kenali Konsumenmu

Sebelum mulai promosi bisnis kamu di dunia online, ada beberapa pertanyaan yang harus di jawab terlebih dahulu. Pertama, Siapa kah yang pembeli produk? Mereka umur berapa ? Pendapatan mereka kisaran berapa? Mereka pekerjaanya apa? Mereka ada dimana? Kebiasaan mereka kalo belanja online seperti apa? . Mengenali konsumen atau target market dari konsumen produk kamu dapat dilakukan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas dan juga dengan memahami perilaku mereka di media sosial. Sebagai contoh, produk kamu adalah busana muslim, maka tugas kamu selanjutnya sebelum memasarkan produk tersebut di dunia maya adalah dengan membuat perincian terlebih dahulu mengenai karakteristik target market produk kamu itu. Misalnya, karakteristik target market yang kamu inginkan adalah wanita fashionable berusia dewasa muda 20-30 tahun, memiliki pendapatan menengah ke atas dan memiliki produktivitas yang tinggi,

Kenali pesaingmu

Sekarang kita sudah tahu siapa yang jadi pembeli maka tugas selanjutnya adalah mengetahui siapa saja pesaing bisnis di luar sana. Hal ini penting supaya kita paham seberapa kompetitif kondisi bisnis yang akan kita geluti. Dalam kacamata digital marketing, membaca pesaing bisnis kita dapat dilakukan dengan mencari tahu aset-aset digital yang mereka miliki. Misalnya dengan membuat daftar media sosial apa saja yang digunakan oleh pesaing, bagaimana strategi dan taktik yang dimiliki pesaing dalam menggunakan media sosial, dan bagaimana tingkat kesuksesan atau engagement yang dimiliki oleh pesaing. Dengan mencari tahu informasi ini maka kita memiliki gambaran kira-kira strategi apa yang harus kita lakukan supaya bisa berkompetisi dengan pesaing-pesaing kita saat melakukan promosi digital.

Kenali Dirimu

Bukan cuma pembeli dan pesaing saja yang perlu kamu telisik. Pemilik brand atau pemasar digital juga harus paham betul mengenai kondisi brand atau produk yang akan dikomunikasikan sebelum kegiatan kampanye dilakukan. Mengenali diri sendiri atau brand yang ingin komunikasikan dapat dilakukan dengan melakukan analisis Strenght-Weakness-Opportunity-Threats terhadap brand itu sendiri. Dari hasil analisis SWOT ini kemudian akan diperoleh apa yang menjadi kelemahan, kekuatan, potensi dan ancaman terhadap suatu produk yang kemudian perlu diatasi menggunakan kampanye digital.

Jika analisis situasi di atas telah selesai dilakukan, maka kamu siap untuk masuk ke langkah selanjutnya yaitu dengan membuat roadmap strategy. Strategi ini berupa perincian seputar  tujuan dan Key Performance Index (parameter kesuksesan) dari setiap tujuan yang ingin dicapai. Sebagai contoh misalnya dalam tujuan dari kampanye digital kamu pada media sosial instagram adalah meningkatkan awareness dari audiens terhadap produk kamu maka KPInya adalah dengan meningkatkan jumlah follower hingga 50% dalam 6 bulan dan meningkatkan jumlah like per post hingga 30 persen dari jumlah follower.

Terakhir, saya mau bagi-bagi cerita brikut ini: seorang jenderal perang asal Tiongkok, Sun Tzu mengatakan bahwa dengan mengenali musuhmu dan dirimu maka kamu akan memenangkan ratusan peperangan tanpa hambatan. Artinya, dengan membuat perencanaan pemasaran  diibaratkan seperti berperang dengan persiapan yang matang dan strategi yang terarah, tentu ini dapat membantu kita agar bisa menang dalam pertempuran kompetisi bisnis yang kita geluti. Selamat berjuang! ☺.

by Faris Budiman Annas – Pejuang Digital Generation 1

Referensi : Dari berbagai sumber



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *