Trend Digital 2017 : Virtual Reality & Augmented Reality

HEADER_VR-1200x600.jpg

Trend Digital 2017 : Virtual Reality & Augmented Reality

March 21, 2017 by pejuangdigital0

Halo Digiheroes! Sudah tahu kah jika sekarang kita bisa merasakan sensasi berlibur ke berbagai belahan dunia atau bahkan ke dunia fantasi seperti di dalam game dan komik tanpa harus meninggalkan rumah? Jika kalian sudah tahu, maka istilah VR dan AR tentunya tidak lagi asing kan? Kali ini mari kita sama-sama telusuri sedikit mengenai trend 2017 yang menarik warga digital dunia, yaitu Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR).

VR (Virtual Reality) dan AR (Augmented Reality) adalah terobosan teknologi terbaru yang konsepnya telah diperkenalkan sejak lama. Teknologi ini membuat kita dapat merasakan berada di dalam computer generated environment atau mengakses berbagai data seperti video, gambar, suara, grafik, bahkan data GPS lho! Dengan demikian, kita dapat merasakan seakan berada di tempat lain atau berada di dalam sebuah film yang sedang kita tonton dengan teknologi ini. Wow,canggih ya!

Apa yang Membuat VR dan AR Berbeda?     

Virtual Reality (VR) lebih dulu populer di kalangan para gamers karena kemampuannya untuk memberikan tampilan tiga dimensi dari sebuah lingkungan hasil rekayasa komputer atau istilah kerennya computer generated environment. Selain merasakan ada di dalam dunia yang ‘berbeda’, para pengguna VR juga dapat berpetualang dan berinteraksi dengan dunia tersebut.

Contoh yang paling sederhana misalnya pada saat kamu menonton film yang direkam dengan kamera 360. Bila saat menonton di komputer kamu perlu menggerakan layar menggunakan mouse, saat kamu menonton dengan VR kamu cukup memutarkan kepala atau bergerak untuk dapat melihat ke sekeliling. Video yang populer biasanya dari genre horror sejenis Conjuring. Kebayang kan kalau saat berbalik tiba-tiba ada setan? Biasanya kita akan meloncat atau minimal kaget dan teriak. Nah, biasanya reaksi kita itulah yang ditunggu-tunggu oleh para ‘penonton’ di sekitar kita. Tapi dengan VR gogles ini perlu waspada, karena jika kamu bergerak terlalu banyak, bukan tidak mungkin kamu akan menabrak benda di sekitar. So always be aware for safety first!

Saat VR memberikan ‘pelarian’ dari dunia nyata, Augmented Reality (AR) memberi  tampilan virtual di dalam dunia nyata (IRL).  Gampangnya sih, AR menambahkan tampilan virtual dalam kondisi sekitar. Jadi saat kamu menggunakan AR, kamu bisa membuat sebuah layar ‘bayangan’ di hadapanmu dan melakukan interaksi langsung. Jadi konsepnya mirip dengan model-model film Hi-Tech yang layarnya dari hologram dan bisa disentuh maupun dioperasikan tanpa keyboard atau layar standard lagi, super canggih kan!

Karena tidak menghilangkan tampilan dari dunia nyata (IRL), beberapa orang menganggap bahwa AR lebih ‘aman’ dibandingkan dengan VR karena AR hanya menambahkan tampilan virtual di area sekeliling kita. Simpelnya, tidak perlu takut membentur tembok saat sedang asik menikmati AR. Meski demikian, VR kadang digunakan bersama dengan AR untuk memberikan sensasi pengalaman yang lebih menantang dan menyenangkan.

Bagaimana Cara Menikmati VR dan AR?

Virtual Reality (VR) gear sudah cukup populer semenjak tahun lalu dan kalian bisa menemukan berbagai gear untuk menikmati sensasi VR.  Bagi yang siap merogoh kocek agak dalam, bisa memilih beberapa merk atas seperti Samsung Gear VR, HTC Vive VR, Google Cardboard, atau bahkan Oculus Rift yang harganya lebih bombastis untuk bermain game. Namun, VR Cardboard juga bisa dibuat sendiri lho jika hanya ingin sekedar mencoba dan menonton video. Cukup cari VR Cardboard DIY atau VR Cardboard template dan kalian bisa segera mencoba membuatnya. Solusi kreatif untuk tetap trendy sekaligus ekonomis!

Selain itu, beberapa perkembangan terbaru dalam dunia VR kelihatannya juga akan segera diluncurkan pada tanggal 23 Maret 2017 pada Virtual and Augmented Reality Showcase di London. Beberapa perkembangan pada VR yang sedang dinantikan antara lain adalah Facebook Social VR (yang sudah dipromosikan versi demonya oleh Mark Zuckerberg di tahun 2016) serta Virtual Reality Cinema pertama di dunia yang akan dibangun di Amsterdam!

Augmented Reality (AR) sebenarnya sudah dipopulerkan oleh game Pokemon GO lho Digiheroes! Meski demikian, penggunaannya belum sepopuler VR yang telah diluncurkan secara massal sejak tahun lalu. Baru-baru ini Microsoft pun akhirnya meluncurkan Microsoft HoloLens sebagai gear untuk menikmati Augmented Reality dengan hologram. Dengan pesatnya perkembangan teknologi realitas ini, tidak menutup kemungkinan bahwa AR akan dapat diakses dari layar HP dan kameranya! Wah, pasti banyak yang menantikan aplikasi AR yang kelihatannya akan semakin populer dengan smartphone users nih!

Selain Microsoft, sebuah perusahaan retail ternama, Alibaba, telah membuat sebuah konsep VR Store yang dikenal dengan nama Buy+ dan mulai populer di China. Ternyata di beberapa negara luar juga sudah mengembangkan konsep penjualan produk seperti otomotif, real estate, bahkan alat-alat rumah tangga yang menggunakan AR dan VR! Berarti mungkin saja tak lama lagi Indonesia dapat segera mengakses berbagai toko tersebut melalui aplikasi teknologi AR maupun VR pada tahun 2017 ini ya? Digiheroes punya usaha dan tertarik juga untuk coba menggunakan Virtual Reality atau  Augmented Reality dalam promosinya? Ayo bersiap untuk ciptakan kenikmatan sensasi berbelanja virtual yang lebih nyata!

 

References: augment.com & vrs.org.uk



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *