Cara Memanfaatkan WhatsApp Untuk Mengembangkan Bisnis

HEADER_CARA_MEMANFAATKAN_WHATSAPP-1200x600.jpg

Cara Memanfaatkan WhatsApp Untuk Mengembangkan Bisnis

March 27, 2017 by pejuangdigital0

Halo Digiheroes! Berhubung dengan akan munculnya fitur WhatsApp for Business di tahun 2017 ini, tim Pejuang Digital telah merangkum beberapa hal yang bisa kamu lakukan dalam memanfaatkan WhatsApp untuk bisnismu dengan fitur yang sudah ada nih.

Di India, penggunaan WhatsApp untuk bisnis skala kecil dan menengah sudah populer digunakan dan dapat meningkatkan penjualan mereka hingga 90% lho. Wow! Lalu bagaimanakah cara untuk memanfaatkan fitur WhatsApp yang sudah ada untuk bisnis kalian? Mari kita bahas bersama beberapa cara di bawah ini.

  • Komunikasikan Team Project via WhatsApp Web

Membuat grup untuk tiap team project di kantor melalui WhatsApp tentunya sudah bukan hal yang asing lagi di era digital ini. Selain lebih sering dibuka dibandingkan email, WhatsApp juga memberikan ruang diskusi yang lebih informal dan responsif dibandingkan dengan mengirim pesan via email.

Kabar baiknya, WhatsApp memiliki kelebihan untuk dapat diakses melalui laman website lho. Kalian cukup memasuki halaman https://web.whatsapp.com/ dan scan barcode dari gadget kalian. Untuk bisa scan barcode, kalian hanya perlu membuka whatsapp dan membuka opsi WhatsApp Web yang tersedia di layar gadget kalian. Simpel dan mudah kan?

Selain dari respon yang lebih cepat, keuntungan lain dari berkomunikasi via WhatsApp web antara lain adalah fitur WhatsApp yang membuat kita dapat mengirimkan teks, audio, file, kontak, foto, maupun video.  Dengan demikian, tidak perlu lagi berkirim email dan menunggu lama untuk beberapa hal yang sifatrnya urgent.

  • Komunikasi via Telepon Dengan Calon Pembeli? No-No. Chat WhatsApp Saja!

Apabila kita menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal, apakah akan kita angkat begitu saja? Kemungkinannya pasti kecil sekali untuk mengangkat telepon tersebut. Selain itu, kita juga tidak dapat memperkirakan apakah orang yang kita telepon sedang dalam kondisi yang tepat untuk mengangkat telepon kan? Jika waktunya kurang tepat, malah nanti telepon kita dianggap mengganggu dan mengurangi minat dari calon pembeli tersebut untuk terus berbisnis dengan kita lho. Aduh.

Kebalikannya, apabila kita menghubungi via WhatsApp, customer memiliki kebebasan untuk menjawab. Dengan demikian, kita mengurangi resiko terganggunya para customer dan meningkatkan kemungkinan calon pembeli untuk menjadi konsumen setia . Chat di WhatsApp memang biasanya menggunakan bahasa yang lebih terkesan personal, namun jangan lupa bahwa kalian tetap harus professional dalam berkomunikasi ya!

  • Buatlah Strategi Marketing & Promosi Unik via WhatsApp!

Seperti yang sudah kita bahas tadi. WhatsApp memungkinkan kita untuk mengirimkan berbagai jenis file seperti teks, audio, file, dll. Dengan demikian, kamu dapat mengirimkan berbagai foto, video, atau audio mengenai produk terbarumu via WhatsApp juga!

Meski demikian, kamu juga harus berhati-hati dan mengurangi resiko spamming. Daripada menghubungi kontak-kontak baru, mungkin kamu bisa berbagi hal tersebut ke para pelanggan setiamu. Alternatif lain yang bisa diambil antara lain adalah dengan menggunakan WhatsApp Story juga untuk memberikan sneak peek tentang proses pembuatan atau kelebihan dari barang yang kalian promosikan. Jangan asal masukkan nomor ya, karena orang akan merasa terganggu dengan banyak pesan dari nomor yang tidak dikenal!

Sebagai contoh kreatif,Colgate di India menggunakan strategi yang mengajak orang-orang untuk mengirimkan selfie senyuman mereka via WhatsApp  ke nomer yang tertera di kemasan pasta gigi tersebut dengan hadiah makeover dari stylist ternama!

Berikut di atas adalah tiga cara untuk memanfaatkan WhatsApp dalam Mengembangkan Bisnis kalian Digiheroes!

Kalau mau melihat ke India, sebagai negara yang mendapatkan kesempatan pertama untuk mencoba WhatsApp for Business, banyak sekali inspirasi-inspirasi pemanfaatan WhatsApp yang bisa ditiru lho. Contohnya? Layanan delivery makanan via WhatsApp, layanan konsultasi medis, layanan pemerintah untuk kondisi darurat (ke pihak Delhi Police), layanan kritik dan saran dari pihak transportasi, dll.

Nah bagaimana nih dengan para pemilik bisnis kecil dan menengah di Indonesia? Sudah siap untuk ikut berinovasi dalam meningkatkan keuntungan bisnis via WhatsApp? Yuk share dengan kami!

 

 

References: smallbiztrends.com & www.profitbooks.net



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *