“She Rules in Digital World” by Veltica: Mengintip Rahasia Para Kartini di Dunia Digital

header-veltica-1200x600.jpg

“She Rules in Digital World” by Veltica: Mengintip Rahasia Para Kartini di Dunia Digital

April 21, 2017 by pejuangdigital0

Kartini merupakan sosok panutan bagi para wanita Indonesia dan hal itu tentu saja tetap berlaku bagi para wanita di era digital ini. Beberapa saat yang lalu, acara Digital Talk bertajuk “She Rules in Digital Worlds” yang diadakan oleh Veltica memberikan kesempatan bagi tim Pejuang Digital untuk mengenal para Kartini di dunia digital. Siapa sajakah mereka dan apa sajakah ilmu yang tim kami dapatkan? Berikut kami merangkum keseruan dari acara ini untuk Digiheroes semua!

 

The Basics are Not Enough!

Pembicara pertama merupakan Monica Oudang yang merupakan Chief Human Resources Officer dari GO-JEK Indonesia. Dalam sesi ini, beliau berbagi tentang bagaimana wanita diperlakukan secara berbeda di dalam dunia kerja. Meski demikian, Ms. Monica memberikan kita beberapa ilmu penting bagi para Kartini yang ingin memanfaatkan kemajuan era digital untuk dapat terus berkembang lho!

Menurut Ms. Monica, ilmu dasar dalam dunia digital diantara lain adalah Mobile, Social dan Analytics. Mobile dalam hal ini adalah perangkat yang kita gunakan dalam dunia digital, yang perlahan-lahan bergeser ke mobile devices seperti smartphone dan tablet. Social sendiri merupakan sosial media yang pada umumnya hanya digunakan untuk berbagi hal-hal personal. Meski demikian, Ms. Monica menekankan fakta bahwa belum banyak yang bisa memanfaatkan aspek Social ini untuk kepentingan branding dan bisnis. Selanjutnya, Analytics merupakan komponen penting yang harus digunakan untuk mengukur keberhasilan branding maupun promotion yang telah dilakukan.

Meski demikian, ilmu dasar yang dipaparkan di atas tentunya tidak cukup bagi para wanita yang ingin menjadi Kartini di dunia digital. Untuk bisa berkembang, wanita harus memiliki Bar Raiser Attitude. Apa saja sih Bar Raiser Attitude itu? Berikut beberapa poin pentingnya:

 

  • Be Critical! Jadilah kritis dan kembangkan mindset yang kamu miliki.
  • Challenge Yourself! Tingkatkan tolak ukur kesuksesanmu
  • Be AgilePandanglah perubahan sebagai sebuah kesempatan.

Selain itu, perlu dicatat juga nih Digiheroes bahwa leadership yang dibutuhkan dari para calon Kartini bukanlah lagi sekedar authoritative leadership, namun distributive leadership yang menghasilkan calon-calon pemimpin baru. Sulitkah? Mungkin iya, namun para calon Kartini baru tidak perlu gentar dengan tantangan ini, karena secara alamiah kita memiliki emphaty dan agility yang terbukti lebih tinggi dari kaum adam!

 

Women Leads in Digital!

Selanjutnya, ada cerita yang menarik dari Fransiska Rini Ekasari yang merupakan Head of IT Projects at Indosat Ooredo. Seperti yang kita tahu, industri IT di Indonesia masih didominasi oleh pria. Meski demikian, beliau yang seorang wanita malah menjadi atasan dari para laki-laki! Lebih hebatnya lagi, beliau bukan berasal dari dunia IT dan malah berhasil meningkatkan performa dari divisi IT di Indosat Ooredo lho!

Lalu apa saja yang dilakukan oleh Ms. Ekasari? Sederhana. Beliau memangkas berbagai prosedur yang tidak perlu dan juga memberikan ruang bagi  digital talents untuk berkembang. Di Indosat Ooredoo sendiri, dikenal berbagai sistem baru yang memaksimalkan kemudahan dunia digital saat ini. Berikut beberapa sistem kerja di Indosat Ooredoo yang dapat menjadi inspirasi:

  • Creative and Dynamic Environment

Memberikan half-day leave, mengenalkan konsep iWork yang membuat para talent dapat berkerja secara remote (baik di cafe, di rumah, atau lokasi manapun) namun tetap terpantau.

  • Simplification

Memangkas berbagai prosedur yang tidak diperlukan dan memberikan kemudahan seperti PAYPRO dan myIM3 bagi pelanggan

  • Your Own Journey

menawarkan berbagai sistem seperti Internal Job Offering, Group to Group serta International Talent yang membuat para digital talent dapat mengeksplorasi minat dan bakat mereka lebih baik

Meskipun sukses, namun Ms. Ekarini mengakui bahwa cukup sulit untuk menjadi seperti saat ini. Ditambah lagi, banyak sekali yang meragukan kemampuan beliau pada awalnya. Lalu apa sih rahasianya untuk bisa berhasil seperti sekarang? Berikut tips beliau untuk Beat the Challenge!

  • Keep learning

Bertanyalah dan jangan takut untuk membuat kesalahan

  • Be open, nice but firm

Terbukalah dengan pendapat orang lain dan bersikaplah baik, namun jangan mudah terpengaruh dengan hal yang tidak perlu

  • Prove it with performance

Jangan dengarkan komentar negatif di sekitarmu dan buktikan bahwa kamu bisa

  • Create solid supporting system

Bangunlah kondisi dan tim yang solid. Karena pada akhirnya, semua tentang kerja tim.

Singkatnya, jangan takut jika kamu dianggap tidak cukup memiliki pengetahuan, karena kamu masih bisa belajar dan terus berkembang. Buktikan kalau kamu pasti bisa yaa, wahai calon Kartini baru di Dunia Digital!

 

I RULE in Digital World!

Pada sesi terakhir, tim Pejuang Digital mendapatkan motivasi yang hangat dari Indira Abidin, sang Chief Happiness Officer dari Fortune Indonesia Tbk. Chief Happiness Officer? Apa lagi tuh? Jadi begini Digiheroes, Ms. Indira ini merupakan salah satu woman leader yang percaya bahwa otak manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Meski demikian, otak hanya bisa bekerja sedemikian rupa apabila manusianya sendiri tidak stres. Oleh karena itulah, beliau memutuskan untuk menjadi penyebar kebahagiaan bagi timnya.

Di era digital ini, leaders harus bisa merangkap untuk menjadi fasilitator. Dalam hal ini, para leader harus bisa juga membantu digital talents untuk membangun mimpi mereka sambil juga memenuhi tuntutan dari perusahaan. Lalu bagaimanakah caranya? Berikut ini tips dari Ms. Indira:

  • Build People’s Dream

Saat ini, leaders yang dibutuhkan bukan lagi leaders yang sekedar memberikan transactional work, namun leaders yang berfokus ke transforming members

  • Empower People to the Creative Way

Saat para talents sudah mengejar mimpi mereka, mereka akan melakukan pekerjaan karena mereka ingin melakukannya, bukan karena kita meminta mereka untuk melakukannya. Selain itu, leaders juga bisa mendapatkan masukan-masukan kreatif yang tidak terduga apabila para talents terbiasa untuk berfikir kreatif lho.

  • Visualize the Unimaginable

Leaders harus menjadi seorang dream makers bagi timnya! Dengan demikian, para talents akan termotivasi untuk melakukan hal-hal positif yang tidak terbayangkan sebelumnya.

Singkatnya, Ms. Indira menyampaikan bahwa, “Being happy at work really makes you more productive.” Untuk para leaders dan future leaders yang sependapat, kalimat ini wajib dicatat! Lalu bagaimanakah cara Ms. Indira sukses untuk RULE the Digital World?

Jawabannya sederhana kok: jadikan dunia digital sebagai bagian dari hidupmu. Contohnya, kamu bisa saja memanfatkan dunia digital untuk mengadakan meeting tanpa harus bertatap muka, melakukan knowledge sharing dengan fitur live video, atau bahkan menyampaikan ide melalui video, meme maupun item lainnya!

Meski demikian, perlu dicatat bahwa kamu pun perlu melindungi dirimu sendiri karena dunia digital pun memiliki efek negatif. Ingat tidak betapa ramainya medsos baru-baru ini karena masalah politik hingga ada banyak orang bertengkar dan putus pertemanan. Wah! Maka itu harap diingat bahwa terlepas dari efek positif media sosial, masih banyak tantangan lainnya dari dunia digital yang bisa menyebabkan stress! Cara sederhananya adalah menyisakan waktu untuk “unplug” dan mencari lokasi di mana kamu bisa bersantai dari radiasi Wi-Fi! Selain itu, ingatlah bahwa kamu perlu batasi diri dan hanya berbicara dengan cinta kasih, jangan malah jadi ikut menyebar kebencian ya Digiheroes!

Pada akhirnya, kami semua yang menghadiri acara ini setuju bahwa ketiga Kartini di Dunia Digital di forum ini memiliki kualitas yang sama. Mereka PeDe dan mereka adalah seorang yang sukses dalam membuktikan bahwa Kartini pun masih bisa eksis di dunia digital lho! Saran terakhir dari mereka adalah: “If you have a big target, separate it into small parts to achieve it one by one.” Supaya terhindar dari stress dan fokus pada perkembangan yang sudah dicapai meskipun perlahan dan satu per satu.
Gimana? Menarik kan Digiheroes? Kalian sendiri sudah siap belum untuk menjadi Kartini baru di Dunia Digital ini? Share pengalaman kalian dengan kami di kolom komentar ya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *