No more posts
header_pd_youtube-1200x600.jpg

April 28, 2017 0

Siapa sih yang tidak pernah membuka YouTube? Pasti Digiheroes familiar dong dengan media sosial yang satu ini. Lalu sudah pernahkah kalian mendengar mengenai video interaktif? Kalau belum,sayang sekali! Video interaktif ini punya daya tarik besar bagi kalian yang membutuhkan inovasi baru. Dengan inovasi ini, tentunya jumlah viewers dan subscribers akan bertambah seiring dengan penghasilan yang mungkin kalian dapat lho!

Nah,  untuk Digiheroes yang penasaran, kali ini kita bakal membahas mengenai Video Interaktif di YouTube!

Keuntungan Video Interaktif

Sebelum kita melanjutkan mengenai apa saja keuntungan dan bagaimana cara membuatnya, taukah Digiheroes video interaktif itu seperti apa? Kalau belum, begini nih penjelasannya.

Video interaktif itu bukan berarti harus dalam bentuk video live lho. Bukan! Video interaktif ini masih sangat jarang digunakan oleh digital marketers di Indonesia namun sudah cukup populer digunakan di luar untuk iklan produk maupun promosi lainnya. Biasanya, video interaktif ini memberikan opsi bagi para viewers untuk memilih kelanjutan dari alur video ataupun perubahan sederhana dari video tersebut. Belum terbayang? Contohnya seperti video iklan milik Hell Pizza NZ ini nih!

PS: tidak disarankan menonton video di bawah ini jika Digitroopers sedang berada di ruangan kerja yang sepi/hening. Video di bawah ini mengandung konten dewasa dan kekerasan.

(link video: https://youtu.be/9p1yBlV7Ges)

Untuk yang tidak bisa menonton video di atas, video La Linea di bawah ini bisa jadi alternatif nih!

(link video: https://youtu.be/RZzlezxLu7s)

Lalu kira-kira apakah keuntungannya? Berikut tim kami mencoba merangkumnya sebagai berikut:

  1. Viewers akan cenderung penasaran dan tertarik untuk menonton videomu
  2. Peluang jumlah video yang ditonton meningkat terus juga lho sesuai dengan opsi yang diberikan!
  3. Viewers yang tertarik dengan video interaktif yang kalian buat bisa menjadi subscriber setia yang akan menanti videomu selanjutnya!

Cara Membuat Video Interaktif

Pertama tama, tentunya Digiheroes harus memiliki akun YouTube terlebih dahulu. Setelah itu, tinggal menentukan model video interaktif yang akan kalian buat. Ada beberapa model yang kalian bisa coba. Model pertama adalah model video berkelanjutan dengan beberapa video berbeda seperti dua contoh video interaktif di atas. Model lainnya yang cenderung lebih simpel adalah model video interaktif yang hanya membutuhkan satu video.

Setelah menentukan model video interaktif yang kalian akan buat, kalian bisa mulai mengimplementasi fitur interaktif dengan memanfaatkan annotations pada video yang kalian upload. Harap diingat ya bahwa anotasi yang kalian cantumkan harusmemberi suatu opsi bagi para viewer supaya bisa menjadi video interaktif yang lebih menarik!

Langkah terakhir sebelum publikasi video interaktif kalian adalah dengan memberikan keterangan supaya para viewer memilih opsi yang mereka inginkan. Jangan lupa bahwa konsep ini belumlah populer di Indonesia.

Masih kebingungan? Tenang saja Digiheroes! Kalian bisa menghubungi kami dan mempelajari cara membuat video interaktif secara lebih mendalam, melalui program edukasi yang ditawarkan oleh Pejuang Digital. Tertarik? Silahkan simak layanan yang kami berikan di sini dan hubungi kami supaya kalian bisa segera berkreasi!

 

References: rebelgrowth.com & mashable.com

pejuangdigital

header-veltica-1200x600.jpg

April 21, 2017 0

Kartini merupakan sosok panutan bagi para wanita Indonesia dan hal itu tentu saja tetap berlaku bagi para wanita di era digital ini. Beberapa saat yang lalu, acara Digital Talk bertajuk “She Rules in Digital Worlds” yang diadakan oleh Veltica memberikan kesempatan bagi tim Pejuang Digital untuk mengenal para Kartini di dunia digital. Siapa sajakah mereka dan apa sajakah ilmu yang tim kami dapatkan? Berikut kami merangkum keseruan dari acara ini untuk Digiheroes semua!

 

The Basics are Not Enough!

Pembicara pertama merupakan Monica Oudang yang merupakan Chief Human Resources Officer dari GO-JEK Indonesia. Dalam sesi ini, beliau berbagi tentang bagaimana wanita diperlakukan secara berbeda di dalam dunia kerja. Meski demikian, Ms. Monica memberikan kita beberapa ilmu penting bagi para Kartini yang ingin memanfaatkan kemajuan era digital untuk dapat terus berkembang lho!

Menurut Ms. Monica, ilmu dasar dalam dunia digital diantara lain adalah Mobile, Social dan Analytics. Mobile dalam hal ini adalah perangkat yang kita gunakan dalam dunia digital, yang perlahan-lahan bergeser ke mobile devices seperti smartphone dan tablet. Social sendiri merupakan sosial media yang pada umumnya hanya digunakan untuk berbagi hal-hal personal. Meski demikian, Ms. Monica menekankan fakta bahwa belum banyak yang bisa memanfaatkan aspek Social ini untuk kepentingan branding dan bisnis. Selanjutnya, Analytics merupakan komponen penting yang harus digunakan untuk mengukur keberhasilan branding maupun promotion yang telah dilakukan.

Meski demikian, ilmu dasar yang dipaparkan di atas tentunya tidak cukup bagi para wanita yang ingin menjadi Kartini di dunia digital. Untuk bisa berkembang, wanita harus memiliki Bar Raiser Attitude. Apa saja sih Bar Raiser Attitude itu? Berikut beberapa poin pentingnya:

 

  • Be Critical! Jadilah kritis dan kembangkan mindset yang kamu miliki.
  • Challenge Yourself! Tingkatkan tolak ukur kesuksesanmu
  • Be AgilePandanglah perubahan sebagai sebuah kesempatan.

Selain itu, perlu dicatat juga nih Digiheroes bahwa leadership yang dibutuhkan dari para calon Kartini bukanlah lagi sekedar authoritative leadership, namun distributive leadership yang menghasilkan calon-calon pemimpin baru. Sulitkah? Mungkin iya, namun para calon Kartini baru tidak perlu gentar dengan tantangan ini, karena secara alamiah kita memiliki emphaty dan agility yang terbukti lebih tinggi dari kaum adam!

 

Women Leads in Digital!

Selanjutnya, ada cerita yang menarik dari Fransiska Rini Ekasari yang merupakan Head of IT Projects at Indosat Ooredo. Seperti yang kita tahu, industri IT di Indonesia masih didominasi oleh pria. Meski demikian, beliau yang seorang wanita malah menjadi atasan dari para laki-laki! Lebih hebatnya lagi, beliau bukan berasal dari dunia IT dan malah berhasil meningkatkan performa dari divisi IT di Indosat Ooredo lho!

Lalu apa saja yang dilakukan oleh Ms. Ekasari? Sederhana. Beliau memangkas berbagai prosedur yang tidak perlu dan juga memberikan ruang bagi  digital talents untuk berkembang. Di Indosat Ooredoo sendiri, dikenal berbagai sistem baru yang memaksimalkan kemudahan dunia digital saat ini. Berikut beberapa sistem kerja di Indosat Ooredoo yang dapat menjadi inspirasi:

  • Creative and Dynamic Environment

Memberikan half-day leave, mengenalkan konsep iWork yang membuat para talent dapat berkerja secara remote (baik di cafe, di rumah, atau lokasi manapun) namun tetap terpantau.

  • Simplification

Memangkas berbagai prosedur yang tidak diperlukan dan memberikan kemudahan seperti PAYPRO dan myIM3 bagi pelanggan

  • Your Own Journey

menawarkan berbagai sistem seperti Internal Job Offering, Group to Group serta International Talent yang membuat para digital talent dapat mengeksplorasi minat dan bakat mereka lebih baik

Meskipun sukses, namun Ms. Ekarini mengakui bahwa cukup sulit untuk menjadi seperti saat ini. Ditambah lagi, banyak sekali yang meragukan kemampuan beliau pada awalnya. Lalu apa sih rahasianya untuk bisa berhasil seperti sekarang? Berikut tips beliau untuk Beat the Challenge!

  • Keep learning

Bertanyalah dan jangan takut untuk membuat kesalahan

  • Be open, nice but firm

Terbukalah dengan pendapat orang lain dan bersikaplah baik, namun jangan mudah terpengaruh dengan hal yang tidak perlu

  • Prove it with performance

Jangan dengarkan komentar negatif di sekitarmu dan buktikan bahwa kamu bisa

  • Create solid supporting system

Bangunlah kondisi dan tim yang solid. Karena pada akhirnya, semua tentang kerja tim.

Singkatnya, jangan takut jika kamu dianggap tidak cukup memiliki pengetahuan, karena kamu masih bisa belajar dan terus berkembang. Buktikan kalau kamu pasti bisa yaa, wahai calon Kartini baru di Dunia Digital!

 

I RULE in Digital World!

Pada sesi terakhir, tim Pejuang Digital mendapatkan motivasi yang hangat dari Indira Abidin, sang Chief Happiness Officer dari Fortune Indonesia Tbk. Chief Happiness Officer? Apa lagi tuh? Jadi begini Digiheroes, Ms. Indira ini merupakan salah satu woman leader yang percaya bahwa otak manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Meski demikian, otak hanya bisa bekerja sedemikian rupa apabila manusianya sendiri tidak stres. Oleh karena itulah, beliau memutuskan untuk menjadi penyebar kebahagiaan bagi timnya.

Di era digital ini, leaders harus bisa merangkap untuk menjadi fasilitator. Dalam hal ini, para leader harus bisa juga membantu digital talents untuk membangun mimpi mereka sambil juga memenuhi tuntutan dari perusahaan. Lalu bagaimanakah caranya? Berikut ini tips dari Ms. Indira:

  • Build People’s Dream

Saat ini, leaders yang dibutuhkan bukan lagi leaders yang sekedar memberikan transactional work, namun leaders yang berfokus ke transforming members

  • Empower People to the Creative Way

Saat para talents sudah mengejar mimpi mereka, mereka akan melakukan pekerjaan karena mereka ingin melakukannya, bukan karena kita meminta mereka untuk melakukannya. Selain itu, leaders juga bisa mendapatkan masukan-masukan kreatif yang tidak terduga apabila para talents terbiasa untuk berfikir kreatif lho.

  • Visualize the Unimaginable

Leaders harus menjadi seorang dream makers bagi timnya! Dengan demikian, para talents akan termotivasi untuk melakukan hal-hal positif yang tidak terbayangkan sebelumnya.

Singkatnya, Ms. Indira menyampaikan bahwa, “Being happy at work really makes you more productive.” Untuk para leaders dan future leaders yang sependapat, kalimat ini wajib dicatat! Lalu bagaimanakah cara Ms. Indira sukses untuk RULE the Digital World?

Jawabannya sederhana kok: jadikan dunia digital sebagai bagian dari hidupmu. Contohnya, kamu bisa saja memanfatkan dunia digital untuk mengadakan meeting tanpa harus bertatap muka, melakukan knowledge sharing dengan fitur live video, atau bahkan menyampaikan ide melalui video, meme maupun item lainnya!

Meski demikian, perlu dicatat bahwa kamu pun perlu melindungi dirimu sendiri karena dunia digital pun memiliki efek negatif. Ingat tidak betapa ramainya medsos baru-baru ini karena masalah politik hingga ada banyak orang bertengkar dan putus pertemanan. Wah! Maka itu harap diingat bahwa terlepas dari efek positif media sosial, masih banyak tantangan lainnya dari dunia digital yang bisa menyebabkan stress! Cara sederhananya adalah menyisakan waktu untuk “unplug” dan mencari lokasi di mana kamu bisa bersantai dari radiasi Wi-Fi! Selain itu, ingatlah bahwa kamu perlu batasi diri dan hanya berbicara dengan cinta kasih, jangan malah jadi ikut menyebar kebencian ya Digiheroes!

Pada akhirnya, kami semua yang menghadiri acara ini setuju bahwa ketiga Kartini di Dunia Digital di forum ini memiliki kualitas yang sama. Mereka PeDe dan mereka adalah seorang yang sukses dalam membuktikan bahwa Kartini pun masih bisa eksis di dunia digital lho! Saran terakhir dari mereka adalah: “If you have a big target, separate it into small parts to achieve it one by one.” Supaya terhindar dari stress dan fokus pada perkembangan yang sudah dicapai meskipun perlahan dan satu per satu.
Gimana? Menarik kan Digiheroes? Kalian sendiri sudah siap belum untuk menjadi Kartini baru di Dunia Digital ini? Share pengalaman kalian dengan kami di kolom komentar ya.

pejuangdigital

HEADER_PD-1200x600.jpg

April 5, 2017 0

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2016 yang lalu, lahirlah PEJUANG DIGITAL. Wujud kolaborasi yang berawal dari semangat komunitas praktisi, pemerhati dan ahli dunia digital marketing untuk ikut andil dalam mencetak generasi bangsa yang mumpuni di bidang ini. Karena fakta di lapangan kerja menyatakan bahwa saat ini kemampuan digital sangatlah penting dan ternyata masih banyak mengalami kekurangan sumber daya.

Pejuang Digital adalah wadah informasi dan pendidikan di bidang digital marketing. Sebagai upaya peluncuran brand Pejuang Digital, pendaftaran untuk kelas perdana diadakan secara terbuka pada 10 November – 30 November 2016. Pendaftaran yang masuk pada akhir periode berjumlah 400 orang WNI berusia 18-30 th yang tertarik dengan dunia digital dan tentunya aktif di akun sosial media. Dari sedemikian banyak peminat yang mendaftar, kemudian diadakan proses penyaringan tambahan melalui essay, kreatifitas akun sosial media dan wawancara langsung untuk memilih 10 peserta yang beruntung.

Seluruh materi diberikan gratis dan eksklusif bagi para peserta yang terpilih menjadi bagian dari program pendidikan Pejuang Digital Batch 1. Kelas perdana Pejuang Digital ini diadakan tanggal 13 Desember 2016 – 31 Januari 2017 dengan materi dasar berjudul TCEO Model, sebuah metode untuk memulai perencanaan digital marketing yang baik. Setelah sesi materi dasar usai, 10 peserta kemudian memilih spesifikasi masing-masing :

  1. Social Media ( Retno Putra & Syafira Annisa )
  2. Google Ad Words ( Sandy Anugrah & Maulia Indarwita )
  3. Google Analytics ( Abdul Aziz, Farris Budiman Annas, Muhammad Iza Zakki, Elmail Clinton, Giovanni Naura, Vindy Marbelani )

Sesi selanjutnya setelah penjurusan selesai, adalah proses desain Final Project yang akan menjadi salah satu syarat kelulusan. Peserta dibagi dalam 3 kelompok dan bertugas untuk menyusun presentasi akhir, berupa Start Up Project beserta seluruh detail digital marketingnya. Selain Final Project yang berbobot 30%, syarat kelulusan juga meliputi nilai prestasi kehadiran peserta yaitu 20% dan ujian via Google sebesar 50%. Seluruh peserta mengikuti ujian final dari panelis mentor yang diadakan tanggal 30-31 Januari 2017. Sebagai penutup Program Pejuang Digital Batch 1, puncak acara adalah dengan diadakannya Malam Inagurasi 17 Februari 2017.

Peserta yang telah lulus diharapkan sudah memiliki modal dasar digital marketing yang siap diaplikasikan ke perusahaan. Saat ini banyak bisnis dan korporasi yang mencari talenta mumpuni untuk mengoptimalkan teknologi digital terkini guna mendongkrak kinerja mereka. Sebagian peserta pun ada yang langsung disalurkan untuk bekerja di beberapa perusahaan yang berkaitan. Apakah kamu ingin jadi salah satu peserta beruntung di periode selanjutnya? Nantikan terus informasi di instagram @pejuangdigital dan website www.pejuangdigital.id!

 

pejuangdigital

HEADER_FITUR_WHATSAPP_FOR_BUSINESS-1200x600.jpg

March 29, 2017 0

Pada awal tahun 2017 ini, WhatsApp berencana memberikan fitur baru untuk para pemilik bisnis yang ingin berkomunikasi langsung dengan calon pembeli potensial mereka. Fitur ini akan dikenal dengan WhatsApp for Business. Lalu, apa sajakah keunggulan nya? Berikut ini hasil penelusuran dari tim Pejuang Digital untuk para Digiheroes!

Siapa sih yang tidak kenal WhatsApp? WhatsApp yang merupakan pelesetan dari kata “What’s Up?” dan merupakan salah satu aplikasi chatting gratis yang populer di berbagai belahan dunia. Meskipun sangat populer di Indonesia, aplikasi ini bersaing ketat dengan popularitas layanan sejenis seperti WeChat yang lebih populer di China.

Aplikasi layanan chatting yang dimiliki oleh Facebook ini samasekali tidak berfokus ke layanan marketing maupun advertisement.  Pencipta nya  ingin agar WhatsApp menjadi sesuatu yang dibuka secara antusias oleh penggunanya setiap pagi. WhatsApp menyadari bahwa melihat iklan bukanlah suatu yang ditunggu-tunggu. Meski demikian, Februari tahun ini WhatsApp telah bekerja sama dengan berbagai perusahaan yang tergabung dalam Y Combinator untuk melakukan tes mengenai fitur Whatsapp for Business. Kabarnya, mereka akan fokus untuk memberikan berbagai fitur yang dapat membantu bisnis dalam berbagai skala mengakses calon konsumen, namun tanpa mengurangi antusiasme sebagai pengguna Whatsapp.

WhatsApp Telah Mengantisipasi Spam Message dalam fitur WhatsApp Business

Meskipun Reuters.com menilai bahwa permasalahan spam message akan muncul seiring dengan diluncurkannya fitur ini, namun Whatsapp sebagai salah satu pemain terbesar di aplikasi chatting ini segera menepisnya. Bahkan, pada versi terbaru T&C mereka, WhatsApp menyatakan bahwa mereka tidak mau para penggunanya merasakan pengalaman spam saat menggunakan layanan mereka, ini tentunya menjadi komitmen yang sangat melegakan .

Lalu apa sajakah bocoran fitur yang telah diberikan oleh pihak WhatsApp? Dari berita tahun lalu, mereka sedang mengembangkan API atau Application Programming Interface dan memberikan contoh seperti pengguna yang melaporkan transaksi palsu ke bank ataupun pengguna yang melaporkan mengenai penerbangan yang tertunda ke pihak penerbangan.  Nah, jika tahun lalu demikian, lalu bagaimanakah perkembangannya saat ini?  Yuk kita intip lebih dalam lagi.

Whatsapp for Business akan Dimulai dari India

Setelah melalui berbagai percobaan pada tahun lalu dengan berbagai pihak, WhatsApp menentukan India sebagai Negara pertama yang akan mencoba WhatsApp for Business ini. Namun, Digiheroes tidak perlu khawatir karena kabarnya setelah mendapatkan feedback yang cukup, Whatsapp akan segera meluncurkan fitur menarik ini ke Indonesia dan Brazil.

Untuk saat ini, WhatsApp for Business memberikan akses untuk bisnis kecil dan menengah untuk mengirimkan pesan dan video yang ditargetkan. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa WhatsApp akan menambahkan akses lainnya seperti yang sudah dicontohkan pada tahun lalu apabila percobaan di India mencapai target sukses.

Lalu kenapa di India? Bila ditelusuri, ternyata sudah banyak bisnis yang telah menggunakan WhatsApp dalam berkomunikasi dengan para klien dan sesama rekan bisnisnya. Contohnya The Tiffin Carrier, perusahaan pengiriman makanan di Assam, meningkatkan 90% penjualannya melalui WhatsApp bahkan sebelum fitur WhatsApp for Business diluncurkan lho. Wow!

Lalu bagaimana dengan di Indonesia? Sambil menunggu WhatsApp for Business masuk ke Indonesia, yuk baca artikel dari tim Pejuang Digital berjudul Cara Memanfaatkan WhatsApp Untuk Mengembangkan Bisnis dulu di sini.

 

References: livemint.com, cnet.com, independent.co.uk, fortune.com & techcrunch.com

pejuangdigital

HEADER_CARA_MEMANFAATKAN_WHATSAPP-1200x600.jpg

March 27, 2017 0

Halo Digiheroes! Berhubung dengan akan munculnya fitur WhatsApp for Business di tahun 2017 ini, tim Pejuang Digital telah merangkum beberapa hal yang bisa kamu lakukan dalam memanfaatkan WhatsApp untuk bisnismu dengan fitur yang sudah ada nih.

Di India, penggunaan WhatsApp untuk bisnis skala kecil dan menengah sudah populer digunakan dan dapat meningkatkan penjualan mereka hingga 90% lho. Wow! Lalu bagaimanakah cara untuk memanfaatkan fitur WhatsApp yang sudah ada untuk bisnis kalian? Mari kita bahas bersama beberapa cara di bawah ini.

  • Komunikasikan Team Project via WhatsApp Web

Membuat grup untuk tiap team project di kantor melalui WhatsApp tentunya sudah bukan hal yang asing lagi di era digital ini. Selain lebih sering dibuka dibandingkan email, WhatsApp juga memberikan ruang diskusi yang lebih informal dan responsif dibandingkan dengan mengirim pesan via email.

Kabar baiknya, WhatsApp memiliki kelebihan untuk dapat diakses melalui laman website lho. Kalian cukup memasuki halaman https://web.whatsapp.com/ dan scan barcode dari gadget kalian. Untuk bisa scan barcode, kalian hanya perlu membuka whatsapp dan membuka opsi WhatsApp Web yang tersedia di layar gadget kalian. Simpel dan mudah kan?

Selain dari respon yang lebih cepat, keuntungan lain dari berkomunikasi via WhatsApp web antara lain adalah fitur WhatsApp yang membuat kita dapat mengirimkan teks, audio, file, kontak, foto, maupun video.  Dengan demikian, tidak perlu lagi berkirim email dan menunggu lama untuk beberapa hal yang sifatrnya urgent.

  • Komunikasi via Telepon Dengan Calon Pembeli? No-No. Chat WhatsApp Saja!

Apabila kita menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal, apakah akan kita angkat begitu saja? Kemungkinannya pasti kecil sekali untuk mengangkat telepon tersebut. Selain itu, kita juga tidak dapat memperkirakan apakah orang yang kita telepon sedang dalam kondisi yang tepat untuk mengangkat telepon kan? Jika waktunya kurang tepat, malah nanti telepon kita dianggap mengganggu dan mengurangi minat dari calon pembeli tersebut untuk terus berbisnis dengan kita lho. Aduh.

Kebalikannya, apabila kita menghubungi via WhatsApp, customer memiliki kebebasan untuk menjawab. Dengan demikian, kita mengurangi resiko terganggunya para customer dan meningkatkan kemungkinan calon pembeli untuk menjadi konsumen setia . Chat di WhatsApp memang biasanya menggunakan bahasa yang lebih terkesan personal, namun jangan lupa bahwa kalian tetap harus professional dalam berkomunikasi ya!

  • Buatlah Strategi Marketing & Promosi Unik via WhatsApp!

Seperti yang sudah kita bahas tadi. WhatsApp memungkinkan kita untuk mengirimkan berbagai jenis file seperti teks, audio, file, dll. Dengan demikian, kamu dapat mengirimkan berbagai foto, video, atau audio mengenai produk terbarumu via WhatsApp juga!

Meski demikian, kamu juga harus berhati-hati dan mengurangi resiko spamming. Daripada menghubungi kontak-kontak baru, mungkin kamu bisa berbagi hal tersebut ke para pelanggan setiamu. Alternatif lain yang bisa diambil antara lain adalah dengan menggunakan WhatsApp Story juga untuk memberikan sneak peek tentang proses pembuatan atau kelebihan dari barang yang kalian promosikan. Jangan asal masukkan nomor ya, karena orang akan merasa terganggu dengan banyak pesan dari nomor yang tidak dikenal!

Sebagai contoh kreatif,Colgate di India menggunakan strategi yang mengajak orang-orang untuk mengirimkan selfie senyuman mereka via WhatsApp  ke nomer yang tertera di kemasan pasta gigi tersebut dengan hadiah makeover dari stylist ternama!

Berikut di atas adalah tiga cara untuk memanfaatkan WhatsApp dalam Mengembangkan Bisnis kalian Digiheroes!

Kalau mau melihat ke India, sebagai negara yang mendapatkan kesempatan pertama untuk mencoba WhatsApp for Business, banyak sekali inspirasi-inspirasi pemanfaatan WhatsApp yang bisa ditiru lho. Contohnya? Layanan delivery makanan via WhatsApp, layanan konsultasi medis, layanan pemerintah untuk kondisi darurat (ke pihak Delhi Police), layanan kritik dan saran dari pihak transportasi, dll.

Nah bagaimana nih dengan para pemilik bisnis kecil dan menengah di Indonesia? Sudah siap untuk ikut berinovasi dalam meningkatkan keuntungan bisnis via WhatsApp? Yuk share dengan kami!

 

 

References: smallbiztrends.com & www.profitbooks.net

pejuangdigital

HEADER_VR-1200x600.jpg

March 21, 2017 0

Halo Digiheroes! Sudah tahu kah jika sekarang kita bisa merasakan sensasi berlibur ke berbagai belahan dunia atau bahkan ke dunia fantasi seperti di dalam game dan komik tanpa harus meninggalkan rumah? Jika kalian sudah tahu, maka istilah VR dan AR tentunya tidak lagi asing kan? Kali ini mari kita sama-sama telusuri sedikit mengenai trend 2017 yang menarik warga digital dunia, yaitu Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR).

VR (Virtual Reality) dan AR (Augmented Reality) adalah terobosan teknologi terbaru yang konsepnya telah diperkenalkan sejak lama. Teknologi ini membuat kita dapat merasakan berada di dalam computer generated environment atau mengakses berbagai data seperti video, gambar, suara, grafik, bahkan data GPS lho! Dengan demikian, kita dapat merasakan seakan berada di tempat lain atau berada di dalam sebuah film yang sedang kita tonton dengan teknologi ini. Wow,canggih ya!

Apa yang Membuat VR dan AR Berbeda?     

Virtual Reality (VR) lebih dulu populer di kalangan para gamers karena kemampuannya untuk memberikan tampilan tiga dimensi dari sebuah lingkungan hasil rekayasa komputer atau istilah kerennya computer generated environment. Selain merasakan ada di dalam dunia yang ‘berbeda’, para pengguna VR juga dapat berpetualang dan berinteraksi dengan dunia tersebut.

Contoh yang paling sederhana misalnya pada saat kamu menonton film yang direkam dengan kamera 360. Bila saat menonton di komputer kamu perlu menggerakan layar menggunakan mouse, saat kamu menonton dengan VR kamu cukup memutarkan kepala atau bergerak untuk dapat melihat ke sekeliling. Video yang populer biasanya dari genre horror sejenis Conjuring. Kebayang kan kalau saat berbalik tiba-tiba ada setan? Biasanya kita akan meloncat atau minimal kaget dan teriak. Nah, biasanya reaksi kita itulah yang ditunggu-tunggu oleh para ‘penonton’ di sekitar kita. Tapi dengan VR gogles ini perlu waspada, karena jika kamu bergerak terlalu banyak, bukan tidak mungkin kamu akan menabrak benda di sekitar. So always be aware for safety first!

Saat VR memberikan ‘pelarian’ dari dunia nyata, Augmented Reality (AR) memberi  tampilan virtual di dalam dunia nyata (IRL).  Gampangnya sih, AR menambahkan tampilan virtual dalam kondisi sekitar. Jadi saat kamu menggunakan AR, kamu bisa membuat sebuah layar ‘bayangan’ di hadapanmu dan melakukan interaksi langsung. Jadi konsepnya mirip dengan model-model film Hi-Tech yang layarnya dari hologram dan bisa disentuh maupun dioperasikan tanpa keyboard atau layar standard lagi, super canggih kan!

Karena tidak menghilangkan tampilan dari dunia nyata (IRL), beberapa orang menganggap bahwa AR lebih ‘aman’ dibandingkan dengan VR karena AR hanya menambahkan tampilan virtual di area sekeliling kita. Simpelnya, tidak perlu takut membentur tembok saat sedang asik menikmati AR. Meski demikian, VR kadang digunakan bersama dengan AR untuk memberikan sensasi pengalaman yang lebih menantang dan menyenangkan.

Bagaimana Cara Menikmati VR dan AR?

Virtual Reality (VR) gear sudah cukup populer semenjak tahun lalu dan kalian bisa menemukan berbagai gear untuk menikmati sensasi VR.  Bagi yang siap merogoh kocek agak dalam, bisa memilih beberapa merk atas seperti Samsung Gear VR, HTC Vive VR, Google Cardboard, atau bahkan Oculus Rift yang harganya lebih bombastis untuk bermain game. Namun, VR Cardboard juga bisa dibuat sendiri lho jika hanya ingin sekedar mencoba dan menonton video. Cukup cari VR Cardboard DIY atau VR Cardboard template dan kalian bisa segera mencoba membuatnya. Solusi kreatif untuk tetap trendy sekaligus ekonomis!

Selain itu, beberapa perkembangan terbaru dalam dunia VR kelihatannya juga akan segera diluncurkan pada tanggal 23 Maret 2017 pada Virtual and Augmented Reality Showcase di London. Beberapa perkembangan pada VR yang sedang dinantikan antara lain adalah Facebook Social VR (yang sudah dipromosikan versi demonya oleh Mark Zuckerberg di tahun 2016) serta Virtual Reality Cinema pertama di dunia yang akan dibangun di Amsterdam!

Augmented Reality (AR) sebenarnya sudah dipopulerkan oleh game Pokemon GO lho Digiheroes! Meski demikian, penggunaannya belum sepopuler VR yang telah diluncurkan secara massal sejak tahun lalu. Baru-baru ini Microsoft pun akhirnya meluncurkan Microsoft HoloLens sebagai gear untuk menikmati Augmented Reality dengan hologram. Dengan pesatnya perkembangan teknologi realitas ini, tidak menutup kemungkinan bahwa AR akan dapat diakses dari layar HP dan kameranya! Wah, pasti banyak yang menantikan aplikasi AR yang kelihatannya akan semakin populer dengan smartphone users nih!

Selain Microsoft, sebuah perusahaan retail ternama, Alibaba, telah membuat sebuah konsep VR Store yang dikenal dengan nama Buy+ dan mulai populer di China. Ternyata di beberapa negara luar juga sudah mengembangkan konsep penjualan produk seperti otomotif, real estate, bahkan alat-alat rumah tangga yang menggunakan AR dan VR! Berarti mungkin saja tak lama lagi Indonesia dapat segera mengakses berbagai toko tersebut melalui aplikasi teknologi AR maupun VR pada tahun 2017 ini ya? Digiheroes punya usaha dan tertarik juga untuk coba menggunakan Virtual Reality atau  Augmented Reality dalam promosinya? Ayo bersiap untuk ciptakan kenikmatan sensasi berbelanja virtual yang lebih nyata!

 

References: augment.com & vrs.org.uk

pejuangdigital

HEADER_FACEBOOK_BUSINESS_MANAGER-1200x600.jpg

March 16, 2017 0

Facebook Business Manager atau Pengelola Bisnis Facebook merupakan salah satu fitur dari Facebook yang membantu para penggunanya untuk mengelola bisnis mereka melalui media social Facebook. Fitur ini berguna untuk pengguna bisnis yang membutuhkan banyak akun iklan dengan pembayaran berbeda di tempat yang sama. Selain itu, fitur ini juga membantu para pemilik bisnis yang ingin bekerja sama dengan beberapa pihak tanpa memberikan akses penuh. Bukan hanya agensi, mereka yang ingin meminta akses juga harus membuat akun di halaman Facebook Business ini lho.

Lalu bagaimanakah cara membuatnya? Berikut tim Pejuang Digital telah merangkum tips untuk membuat Facebook Business Manager dengan mudah.

  1. Buka laman business.facebook.com

Buka https://business.facebook.com. Setelah halaman tersebut terbuka, klik Create Account. Sebelum itu, kamu perlu masuk ke akun Facebook personal milikmu untuk melanjutkan. Bila kamu belum memiliki akun Facebook, kamu bisa sign up terlebih dahulu di sini.

Setelah itu, kamu akan diminta untuk memasukkan nama bisnis serta data personal seperti nama dan email. Kamu hanya perlu memasukkan data tersebut dan kamu akan segera berpindah ke halaman awal dari Facebook Business dengan tampilan ini.

  1. Tambahkan Page atau Advert Account

Untuk tahapan ini, kamu cukup menuju ke Business Settings. Di laman ini, kamu dapat mengatur berbagai hal seperti Page yang akan kamu klaim, Advert Account yang akan kamu klaim maupun berapa banyak akses yang akan kamu berikan untuk para rekan dengan tugasnya masing-masing. Tampilannya akan berubah menjadi seperti ini nih:

Kamu bisa langsung klik gambar bendera untuk menambahkan Page dan pilihan untuk menambahkan halaman baru ‘Add New Page’ pun akan terlihat. Selanjutnya, akan muncul tiga pilihan apabila kamu memilih untuk menambahkan halaman: 1) klaim Page yang kamu punya 2) meminta akses ke Page yang sudah ada 3) membuat Page baru.

Harap dicatat. Apabila kamu merupakan admin dari suatu Business Page, maka pilihan pertama yang harus kamu ambil. Namun apabila kamu ingin meminta akses ke suatu halaman yang sudah tersedia, maka pilihan kedua yang harus kamu ambil dan kamu harus menunggu persetujuan dari admin pemilik Page tersebut itu dulu lho.

Cara menambahkan Advert Account pun kurang lebih sama. Hanya saja, icon yang di klik adalah icon ketiga dari atas, yaitu icon di bawah icon bendera. Selain itu, prosesnya sama seperti penambahan Business Page

  1. Buat Pengaturan Akses untuk Pihak Lainnya

Setelah mengklaim Business Page maupun Advert Account, langkah lain yang harus dilakukan adalah menentukan siapa saja yang dapat mengakses Facebook Business tersebut. Di halaman Business Manager settings, kamu cukup mengklik kembali gambar avatar di icon paling atas halaman dan klik Add New People. Tampilannya pun akan berubah seperti ini:

Dari situ, kamu bisa menambahkan beberapa email sekaligus. Selain itu, kamu juga dapat mengatur akses tiap email secara spesifik seperti page admin, page editor, page moderator, page advertiser, maupun page analyst. Dengan demikian, tiap akses akan memiliki kapasitasnya masing-masing dan kamu tidak perlu takut mengenai perubahan yang tidak diperlukan.

  1. Mulai Kelola Facebook Business Page

Untuk mengelola Facebook Business, kamu cukup menuju halaman awal. Melalui halaman ini, kamu dapat melihat Overview dari tiap aset yang kamu miliki. Apabila kamu memiliki advert account, maka kamu juga bisa melihat overview dari analytics advert account yang kamu miliki. Namun apabila kamu hanya memiliki Business Page, maka tampilannya kurang lebih akan tampak seperti ini:

Dari laman tersebut, kalian bisa langsung memilih Business Page/Advert Account mana yang akan kalian kelola. Setelah itu, kalian bisa langsung menambahkan berbagai fitur yang tersedia di dalam Facebook Business Manager ini lho.

Mengatur Pages di Facebook menjadi lebih mudah kan? Say thanks to Facebook Business! Lalu apakah kalian masih kesulitan untuk membuat akun sendiri? Yuk share pengalaman kalian di kolom komentar!

 

References: socialmediaexaminer.com, digitalmarketer.id, & streamcreative

pejuangdigital

HEADER_FITUR_INSTAGRAM-1200x600.jpg

March 14, 2017 2

Apa DigiHeroes sudah tahu apa saja fitur terbaru Instagram? Instagram multiple photos dan live video adalah fitur-fitur terbaru yang sangat populer di kalangan para pengguna Instagram. Nyatanya masih ada beberapa fitur Instagram anyar yang tidak disadari oleh banyak orang. Apa sajakah mereka?

Delete Followers

     Semenjak 2016, Instagram telah memberikan akses untuk menghapus jumlah followers tanpa harus melalui sistem block. Dengan demikian, pihak yang dihapus pun tidak akan mendapatkan notifikasi dan kamu masih dapat melihat feed Instagram yang telah dihapus apabila akun nya  tidak dikunci.

Bagaimana caranya? Pertama-tama, kamu harus memastikan bahwa pengaturan Instagram telah kamu ubah menjadi private. Kemudian, kamu tinggal masuk ke laman followers dan meng-klik tombol titik tiga yang ada di sebelah nama follower yang akan kamu hapus. Setelah itu kamu bisa langsung menghapusnya.

Filter comments atau Disable comments

     DigiHeroes sekalian mungkin sudah familiar dengan fitur disable comments yang membuat orang lain tidak dapat berkomentar di suatu postingan. Meski demikian, ternyata tersedia juga fitur untuk filter komentar yang akan memudahkan kalian untuk menyaring komentar dengan kata yang tidak pantas atau merugikan.

Bagaimana caranya? Kamu cukup pergi ke laman options dengan klik tombol titik tiga di sebelah discover people dan klik comments di section settings. Setelah itu, kamu hanya perlu menyalakan pengaturan untuk hide comments dan memasukkan keywords yang akan kamu filter. Dengan demikian, semua comments yang mengandung keywords tersebut akan langsung tersembunyi secara otomatis.

Mute Instagram Story

     Bukan hanya delete followers, kamupun dapat membuat Instagram story orang-orang yang kamu follow ‘menghilang’ dengan fitur mute Instagram story. Dengan demikian, kamu dapat mematikan Instagram story milik beberapa orang yang mungkin isinya kurang kamu minati. Meski demikian, kamu masih dapat un-mute akun yang sudah kamu mute sebelumnya apabila kamu ingin melihatnya nanti.

Bagaimana caranya? Untuk mute Instagram story, kamu hanya perlu menekan lingkaran Instagram story milik akun yang akan kamu mute. Setelah itu, akan muncul tampilan opsi dan kamu tinggal memilih untuk mute Instagram Story miliknya.

Auto save Instagram Story

     Selain mute Instagram story, sekarang kamu juga dapat membuat Instagram menyimpan postingan Instagram stories milikmu secara otomatis. Dengan demikian, kamu tak perlu lagi takut lupa menyimpan foto atau video yang kamu ambil via Instagram Stories.

Bagaimana caranya? Kamu hanya perlu menuju ke tampilan instagram story dan memilih gambar gear di kiri atas. Kemudian, kamu bisa langsung menggeser pilihan Save Shared Button.

Nah, itu dia empat fitur terbaru dari Instagram yang mungkin tidak kamu sadari. Apakah kamu memiliki daftar fitur lainnya yang mungkin tidak banyak orang tahu? Share ke kami ya.

 

References: later.com, adespresso.com, quora.com, forbes.com & instagram help page

pejuangdigital

HEADER_TRIK_INSTAGRAM_FEED-1200x600.jpg

March 13, 2017 0

Halo Digiheroes! Kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara membuat Instagram feed yang menarik. Jika kita perhatikan, banyak influencer maupun fotografer yang dapat mengatur postingan mereka sehingga tampilannya tetap menarik saat dilihat dalam bentuk grid. Sepintas, kelihatannya hal tersebut cukup sulit untuk dilakukan karena kita harus mempertimbangkan dengan baik foto apa saja yang harus di posting. Meski demikian, sebenarnya ada trik-trik khusus yang bisa dilakukan. Apa saja triknya? Berikut mari kita bahas bersama.

Trik paling dasar: konsistensi. Lalu, apa saja sih yang harus dijaga konsistensinya?

  • Tema estetika

Untuk bisa menjaga tema yang kamu gunakan, pertama-tama kamu harus menentukan postingan seperti apa yang akan paling banyak kamu gunakan. Hal ini bisa dilihat dari postinganmu sebelumnya. Sebagai inspirasi, berikut beberapa tema yang dapat menjadi acuan dalam memilih.

Crisp Minimalism

Tema ini biasanya didominasi warna putih, cahaya, dan negative space. Contohnya foto-foto @canarygrey di bawah ini:

Dark + Moody

Kebalikan dari tema sebelumnya, tema satu ini lebih didominasi oleh warna-warna background yang lebih tua dan kontras foto yang lebih tinggi untuk menampilkan tiap-tiap elemen dalam foto. Contohnya foto-foto @ameliemancini di bawah ini:

Bright Pastel

Tema ini merupakan gabungan dari konsep minimalis yang digabungkan dengan warna-warna pastel. Selain itu, tema ini juga memberikan ruang untuk dominasi cahaya terang sehingga masih ada kebebasan untuk mengkesplor warna-warna gelap yang dimodifikasi dengan cahaya berlebih. Contohnya foto-foto @cestmaria di bawah ini:

Untuk menjaga konsistensi tema ini mungkin akan sedikit merepotkan bagi mereka yang tidak suka melakukan editing atau pemilihan foto dengan seksama.

Lalu, apakah ada alternatifnya? Tentu saja ada.

  • Tone/filter yang digunakan

Untuk menentukan tone yang akan kamu gunakan, kamu tak melulu harus menggunakan suatu tema. Kamu dapat mencontoh @KimKardashian yang menggunakan satu Instagram filter yang sama pada setiap fotonya. Jadi, kamu tidak perlu mengedit tiap fotomu dengan aplikasi khusus lagi.

 

Explore The Styles!

Ada trik lain yang bisa digunakan untuk membuat Instagram feed kalian lebih menarik, meskipun tidak konsisten tema atau pun pada pilihan filter foto. Caranya, dengan memberi transition image untuk memisahkan setiap pergantian tema di dalam feeds kalian dengan memberi foto-foto yang berfungsi sebagai separator dengan memberikan aksen tertentu.

Trik berikutnya adalah dengan memperhatikan foto sebelumnya dan foto ketiga terakhir yang ada di feed kalian. Karena dua foto ini berhubungan langsung dengan foto yang akan di upload, maka ambil patokan dari dua foto tersebut untuk menentukan foto dengan tone atau komposisi seperti apa yang akan kamu upload. Sederhananya, apabila dua foto tersebut memiliki detail-detail yang terlalu banyak, foto selanjutnya yang kamu upload adalah foto yang memiliki unsur minimalis sebagai penyeimbang.

Jika penyesuaian komposisi masih dirasa terlalu rumit, kalian bisa juga bereksplorasi dengan foto polos berwarna putih setelah tiap foto seperti salah satu instagram milik Digi Heroes di atas (@thanxdad). Namun, apabila transisi kosong bukanlah gaya yang kalian sukai, silahkan bereksplorasi  dengan quotes image (@retnolestari317).

Itulah beberapa trik yang bisalangsung Digi Heroes coba. Jangan ragu mencoba semua tema/filter/motif/warna sampai mendapatkan tampilan yang diinginkan. Setelah membaca artikel ini, kira-kira eksplorasi seperti apa nih yang sudah kamu lakukan? Silahkan share dengan kami via Instagram di @pejuangdigital. Ayo berani buat inovasi!

 

Sources: www.craftsposure.com & later.com

pejuangdigital

HEADER_TREN_DUNIA_DIGITAL_-1-1200x600.jpg

March 8, 2017 0

Siapa sih yang tidak suka Live Video Streaming? Via Live Video Streaming, kamu bisa melihat bermacam-macam kegiatan di tempat-tempat yang berbeda secara LIVE atau real-time. Contohnya? Siaran langsung pementasan drama lokal, cuplikan siaran berita langsung yang lagi ngehits, dan siaran langsung pementasan musik dari artis kesukaanmu. Wow! Variatif dan favorit banget deh pokoknya.

Melihat tren ini, berbagai Social Media platform akhirnya pun ikut berinovasi dengan fitur baru bagi para penggunanya untuk menghasilkan Live Video Streaming sendiri! Wah, tentunya para Social Media Addict dan Social Media Marketers pun harus siap menuju untuk menghadapi innovasi dunia digital yang ‘Go-Live’ di tahun 2017 ini dong.

Lalu apa yang membuat Live Video Streaming begitu special dan apa saja sih social media platform yang sudah mendukung untuk fitur ini? Yuk kita bahas bersama!

Dari Addiction hingga ke Marketing

Kamu pasti kenal dengan Snapchat kan? Pada awalnya, Snapchat telah menjadi sebuah inovasi yang ‘fresh’ di kalangan anak muda kekinian karena bermacam-macam inovasi barunya. Berbagai fitur seperti sticker video yang unyu-unyu dan kemudahan akses untuk berbagi momen-momen berharga melalui kamera handphone pun membuat kita kecanduan. Cukup rekam sebentar, upload, dan ta-da!

Meski demikian, addiction tersebut belum sampai ke level live streaming lho. Yang mendahului euforia live streaming justru video gaming platform seperti Twitch.tv yang telah dirilis sejak 2011. Twitch memberikan akses bagi para gamer untuk saling berinteraksi secara real-time dan menjadi cukup populer di kalangan para gamer. Wiih!

Karena melihat peluang tersebut, Facebook pun mulai memperluas fiturnya dengan Live Video Streaming. Apa kamu pernah lihat page 9gag membagikan polling untuk memilih siapa artis atau karakter yang paling kece? Nah! Itu pun termasuk dari contoh Live Video Streaming.

Bagaimana dengan Indonesia? Ga mau ketinggalan, fitur Live Video Streaming pun sudah dipakai oleh media berita di Indonesia untuk memberikan siaran langsung melaui social media. Pssstt… Ini merupakan usaha media masa untuk bertahan dan tetap eksis lho.

Lalu bagaimana dengan kamu yang mungkin punya bisnis kecil-kecilan sendiri? Live Video Streaming ini pun dapat dimanfaatkan guna menaikkan interest dan brand awareness. Jika kamu menjual produk-produk kecantikan online, kamu bisa mempertimbangkan untuk membuat Live Video Streaming mengenai beauty class maupun beauty review dari produk yang kamu jual. Selain barang laris manis, sekalian bisa ikut eksis bin narsis. Hihi.

Social Media Go Live!

Lalu apa saja sih social media yang menyediakan fitur live ini? Ini dia nih daftarnya berserta tutorial singkat untuk ikut berpartisipasi membuat video live di YouTube, Facebook, Instagram dan Twitter!

  • YouTube

Sebagai video-sharing website, YouTube tentu saja telah memberikan akses untuk Live Video Streaming sejak lama. Eits! Sekarang sudah tersedia juga fitur tambahan untuk live streaming dari YouTube yang dikenal dengan nama Stream Now.

+ Ini merupakan fitur yang perfect buat kalian yang care dengan viewers! Siapapun dapat mengakses Video Live kamu meskipun koneksi internetnya tidak stabil atau lambat. Yey!

– Resolusi gambar diturunkan supaya dapat diakses oleh siapapun. Duh… Jadi ga Hi-Res lagi gitu. (Psst! Jika menggunakan fitur Life Events yang sudah ada sejak lama, gambarmu tetap Hi-Res kok.)

Let’s go LIVE on Youtube!

Untuk membuat video live di YouTube, pilih dulu fitur mana yang akan kamu pakai. Kamu sudah menentukan? Jika sudah, yuk kita bahas keduanya.

Stream Now: siapkan encoder terlebih dahulu. Eh, encoder itu apa sih? Fungsinya sih untuk enkripsi audio dan gambar videomu supaya bisa masuk ke platform YouTube dan menjadi lebih audience-friendly. Anyway, pilihan encoder software yang dapat digunakan bisa dilihat di sini.

Setelah itu, kamu hanya perlu memasukkan detail-detail info dasar dan setelan-setelan dari videomu sesuai kebutuhan dan kamu sudah bisa go live!

Events: pembuatannya juga tidak lepas dari proses enkode melalui encoder. Psstt… Tapi prosesnya lebih mudah karena kamu tinggal membuka pilihan Event melalui kolom pengelola video di YouTube. Enkode di fitur ini hanya dibutuhkan bila kamu ingin menggunakan pengaturan khusus. Simpel kan?

 

  • Facebook

Facebook mulai merilis Live Video Streaming sejak tanggal 4 April 2016 dan sudah mulai populer di seluruh dunia hingga saat ini. Video live akan secara otomatis tersimpan seperti biasa dan masih dapat diakses oleh mereka yang tidak sempat melihat langsung, selama kamu tidak menghapusnya dari profilmu.

+ Cara membuatnya mudah! Cukup mendownload Facebook apps saja. Selain itu, video juga tersimpan setelah live sehingga mereka yang terlambat bisa tetap menontonnya. Yey!

– Facebook hanya memberikan batas perekaman hingga 4 jam saja dan hanya bisa diakses melalui Facebook App! Duh… Sedihnya… Jadi untuk kamu yang tidak memiliki aplikasi, terpaksa harus download dulu. (Atau pinjamlah dulu smartphone temanmu. Lumayan, kan? Gratis dan praktis!)

Let’s go LIVE on Facebook!

Untuk membuat video live di Facebook, kamu cukup membuka aplikasi Facebook dan melihat bagian bawah kotak untuk update status. Di tulisan Go-Live, kamu cukup klik dan kamu sudah tampil di video online. Praktis kan?

 

  • Instagram

Tidak mau ketinggalan, Instagram pun mulai membuat fitur Live video melalui Instagram Story sejak November 2016!

+ Psst… Berbeda dengan Facebook yang menentukan batas perekaman, Instagram tidak memberikan batas waktu untuk merekam lho. Namun, karena konsep yang diambil oleh Instagram merupakan video real-time, video akan hilang tak berbekas setelah siaran usai.

– Sayangnya, fitur ini belum masuk ke Indonesia! Duh. Mari berdoa semoga di update Instagram yang selanjutnya fitur ini sudah dapat kita akses ya.

Let’s go LIVE on Instagram!

Meskipun belum masuk Indonesia, tidak ada salahnya bersiap-siap kan? Untuk membuat video live di instagram, kamu cukup masuk ke Instagram story, slide ke Live, dan kamu sudah bisa langsung klik untuk merekam video live. Simpel! Psst… Audience-mu bisa spamming love di video live itu juga lho.

 

  • Twitter

Twitter juga tidak mau kalah dengan Facebook dan bekerjasama dengan Periscope.tv untuk merilis fitur live videonya. pada bulan Desember 2016 kemarin. Wow!

+ Tidak ada batasan untuk merekam video live dan video akan tersimpan di timeline (selama database tidak kamu hapus di Periscope maupun Twitter), dan juga kamu dapat membuat video live dengan tahapan yang mudah!

-Dilihat dari fiturnya, kelihatannya Twitter masih memberikan fitur yang paling lengkap. Kalau dilihat-lihat, tampilannya mirip dengan Instagram live dan aksesnya mirip dengan Facebook live lho. Wuah, semacam paket lengkap dari yang lainnya nih!

Let’s go LIVE on Twitter!

Untuk membuat video live di Twitter, kamu cukup membuka kolom untuk update status seperti biasa dan menuliskan deskripsi video, lalu klik tombol Live. Ta-da! Kamu pun sudah online!

Nah dengan adanya bocoran ini, sudah siapkah kamu? Yuk kita buat strategi baru untuk menyambut dunia digital 2017 yang serba Live!

pejuangdigital