PART 2

JAN 09
THE TCEO MODEL

Optimize

Walk the talk with Data. Keunggulan dari dunia Digital adalah adanya DATA yang dapat diperoleh dengan mudah. Data tersebut dapat digunakan dan dianalisis untuk meningkatkan semua kegiatan marketing.

Konsep traditional purchasing funnel – Awareness, Acquisition, Engagement, Conversion, Retention – tidak lagi sama di dunia Digital dan evolusi dari devices yang dapat dengan mudah terhubung. Sekarang, konsumen dapat melakukan pembelian pada titik apapun dari purchasing funnel.

Digital Analysts mulai dengan serius memahami tentang tren terbaru dari customers behavior, bagaimana mengantisipasi pergerakan konsumen dan menginterpretasikan pesan yang paling efektif dalam mengarahkan konsumen menjadi konversi. Dengan digital, bisnis dapat memperoleh hasil analisis konsumen yang lebih mudah diakses, lebih terpercaya, holistik, dan hamper real-time, sehingga dapat memahami bagaimana performa dari bisnis. Beberapa tools yang digunakan untuk memperoleh data konsumen tersebut, antara lain Google Analytics, Facebook Dashboard, Twitter Analytic dan third party data support, seperti similarweb, Google Trend, dll.

Outcomes

Salah satu langkah terpenting, dan biasanya juga merupakan langkah awal dari digital analytics project, adalah untuk menentukan tujuan dari bisnis, seperti aa yang ingin dicapai dan bagaimana cara mengukurnya. Dari strategi pengukuran yang jelas akan membantu dalam hal implementasi strategi dan analisis data.

Di dunia digital, tujuan utama bisnis dapat dikategorikan menjadi 5 segmen dengan masing-masing outcome utama, yaitu:

eCommerce: diukur dari penjualan barang/jasa.

Lead generations: diukur dari informasi/petunjuk yang diperolehm, seperti jumlah informasi/leads yang diperoleh dari form, email, telepon, dll.

Content publishers: diukur dari engagement, berdasarkan strategi monetization. Berapa kali sebuah digital assets dikunjungi, dikunjungi lebih dari satu kali, berapa lama orang berada dalam website, dll, atau kombinasi dari formentioned metrics.

Online information and/or support portals: diukur dari kemudahan menemukan informasi dinyatakan dalam berapa lama journey length, onsite time, dll.

Branding: diukur dari penetrasi brand, engagement, loyalty.

Analytics Cycle

Digital analytics should run in parallel with other marketing activities providing business with real-time information. Our analytics cycle consists of four steps: measure, analyse, report and test.

Analytics Cycle

Analisis digital seharusnya dijalankan secara parallel dengan kegiatan marketing lainnya untuk menyediakan informasi secara real-time terhadap bisnis. Analytics cyle terdiri dari 4 langkah, yaitu measure, analyze, report dan test.

Measure: bertujuan untuk mengumpulkan data, baik kuantittif dan kualitatif, yang dibutuhkan untuk memahami bisnis.

Analyze: bertujuan untuk memperoleh informasi yang actionable dan mengidentifikasi alasan dari adanya anomali dalam data. Hal ini termasuk segementasi, atribusi dan analisis persaingan.

Report: bertujuan untuk membedah dan mengolah mencerna data yang telah terkumpul, mengolahnya dan menyajikannya dengan informasi yang actionable untuk membuat keputusan bisnis.

Test: bertujuan untuk menemukan solusi terbaik dari masalah yang sedang diidentifikasi selama analisis. Testing dapat mengeliminasi pendapat personal dari proses decision making, sehingga membantu untuk menemukan kesempatan peningkatan dan membuat rekomendasi yang actionable.

Analytical cycle seharusnya berjalan secara parallel dengan kegiatan marketing lainnya seperti memantau ROI, menyediakan rekomendasi yang tidak bias dan actionable, insight yang actionable dan mengarahkan peningkatan secara berlanjut dalam bisnis.


Make

Connection

Follow us


Programs

Speakers

http://www.pejuangdigital.id/wp-content/uploads/2016/11/SPEAKER_BATIH.jpg

Hakimul

Batih

Lecturer & NGO Director

http://www.pejuangdigital.id/wp-content/uploads/2016/11/SPEAKER_ENDRA.jpg

Satriajie

Endra

Head Of Analytic
InboundID